Wednesday, 24 February 2016

TEMEN -TEMEN HARUS TAU...! INILAH PERBEDAAN ORANG KAYA BENERAN, DAN ORANG SOK KAYA ! SEBARKAN


Pernah tidak sih anda ketemu sama orang yang suka pamer harta kekayaannya? Bertemu dengan mereka yang hoby tunjukkan kekayaannya mungkin bukan barang baru lagi. Bahkan juga di lingkup pergaulan, kita bisa jadi bersua lebih dari satu dengan ciri-ciri seperti ini. Kadang tampilan glamor serta omongan tinggi seringkali mengelabui kita untuk tahu apakah orang itu betul-betul kaya atau tak.

Namun sebenarnya perbedaan pada orang kaya dan mereka yang (sok) kaya itu adalah. Apa saja ciri orang yang benar-benar tajir? Ini penjelasannya... 

1. Orang kaya malas untuk menunjukkan kekayaannya di sosial media. Dia tidak perlu tuh posting gambar barang mahalnya agar diliat orang 


Cara membedakan orang kaya benaran serta pencitraan paling gampang diliat dari apa yang ia posting di sosial media. Bila kita kenali dia memanglah miliki barang branded tetapi jarang publikasi di Path atau Instagramnya, itu tandanya dia memanglah orang kaya. Tetapi bila ia bertingkah sebaliknya itu yang dibutuhkan dipertanyakan. Orang yang secara finansial mapan tidak perlu pengakuan dari orang lain atas kekayaannya dengan over expose di sosial media.

2. Buat orang tajir mengulas kekayaan yaitu hal tidak penting. Namun untuk orang (sok) tajir tunjukkan kekayaan via omongan yaitu kewajiban.

Ciri ke-2 ini dapat mungkin sudah wajar anda dengar. Ya orang yang menginginkan terlihat kaya cenderung banyak menunjukkan kekayaannya lewat omongan. Biasanya nih orang seperti ini gemari banget keluarkan kalimat seperti :
 " Duh kelak apabila makan janganlah yang di kaki lima ya. Soalnya gw tidak biasa nih "
 " Bingung nih nanti bila balik ke Jakarta naik apa ya. Ticket Garud* yang first class sudah habis lagi "
Pokoknya orang seperti selalu berusaha tunjukkan kelasnya melalui omongan dia. Walau sebenarnya bila diperhatiin, style hidupnya tiap hari ya bebrapa umum saja

3. Mereka yang kaya beneran gak bakal membicarakan barang-barang mahal dengan orang yang bukan dari kalangannya.

 Sesaat orang pura-pura kaya justru sebaliknya
Mungkin sebagian dari anda pernah nih temenan sama orang yang kerjanya ngomongin barang mahal selalu. Mulai dari tas keluaran terbaru, arloji paling mahal, sampai mobil atau motor premium. Padahal sih sebetulnya dia tahu kalau teman nongkrongnya ini tidak tahu barang begituan karena bukan kelasnya juga.

Nah kalau kamu pernah ketemu sama orang model begini, perlu tuh dipertanyakan beneran dia kaya atau tidak. Karena sepengamatan kami, orang yang beneran kaya tahu banget orang seperti apa yang pas diajakin ngomongin barang-barang branded.

4. Ketika nongkrong atau makan di suatu tempat, orang sok tajir bakal mikirin banget seberapa prestigenya tempat itu.

 Kalau orang kaya beneran malah tidak peduli tuh
Satu hal yang paling dikejar oleh orang sok kaya yaitu pengakuan dari orang. Karenanya untuk dia tempat makan atau nongkrong itu ya mesti mengangkat derajatnya. Bila enggak lebih baik pindah saja. Orang jenis begini ogah banget kelihatan beredar di tempat-tempat yang " tidak gaul " serta " kurang hitz ". Padahal saat pesan makan sih menunya yang paling murah atau mungkin jadi gak pesan sekalian. Kan yang penting check in sama foto

5. Selalu terlihat show off menunjukkan kekayaannya yaitu kebiasaan orang yang sebenarnya tidak kaya

Orang yang tidak kaya selalu berusaha tampak kaya. Baik lewat tindakan serta omongan. pokoknya manusia jenis seperti ini ingin sekali memperlihatkan pada orang lain bila dia miliki duit. Maka dari itu tidak heran bila sebisa mungkin ia bakal berusaha show off pada orang di sekitarnya mengenai apa yang dia punyai. Misalnya saja nih lagi makan di café, semua gadget-nya di keluarin. Padahal sih sebetulnya dia bawa tas untuk tempat menyimpan gadget-nya ini. Tapi karena tujuannya memang ingin pamer ya mesti dibiarin ada diluar tas dong.

6. Gampang sirik waktu melihat orang lain kelihatan lebih kaya dari dia. Sesaat orang kaya beneran lebih cuek sama itu semua. 

Untuk orang yang kaya beneran, lihat orang lain lebih tajir dia bukanlah masalah besar. Mereka tidak bakal gampang panik saat tahu temannya baru beli gadget atau mobil terbaru. Karena buat dia bila memang ingin beli ya tinggal beli saja. Tapi bila orang yang pura-pura tajir, tahu orang lain punya barang baru bisa buat kebakaran jenggot. Perasaan tersaingi serta tidak mau kalahlah yang bikin orang pura-pura kaya jadi seperti ini

7. Tersinggung banget saat dia merasa orang di sekitarnya tidak mengakui kekayaannya. Baginya pengakauan orang yaitu segalanya 

Selain gampang sirik serta miliki jiwa kompetisi yang tinggi, orang sok kaya biasanya bisa jadi sensi saat ia terasa lingkungan tak mengakui kalau dia orang kaya. Misalnya nih lagi jalan-jalan ke mall selalu tiba-tiba sales-nya tidak nawarin dia buat beli barang yang memang harganya mahal tentu dia marah. Kalimat yang umum dikeluarkan sih biasanya

Gila tuh orang tidak nawarin gue. Emangnya dipikir gue tidak bisa beli barang harga segitu apa?
Padahal secara naluriah nih sales penjualan biasanya dapat menilai, kira-kira orang yang ditawarin dapat beli apa tidak. Jadi bila tidak ditawarin ya kemungkinan besar karena memang menurut insting mereka orang itu tidak sanggup beli.

8. Dari sekian banyak omongan yang mencitrakan kekayaannya cuma sebagian kecil yang jadi nyata. Sisanya ya tinggal cerita… 

Mulai dari ngaku tinggal di daerah elit hingga bapaknya orang berduit telah pernah diomongin. Punya mobil mewah sampai liburan ke luar negeri juga kerap diceritain. Tapi dari sekian banyak narasi barang mewah serta vakansi borjunya itu, anda jarang lihat bukti nyatanya. Ya gitu deh kebanyakan dari omongan dia hanya selesai jadi narasi belaka

Kalau memang kaya, jangan sombongkan kekayaanmu. Malah sebaliknya, anda seharusnya menyumbangkan untuk orang-orang yang kurang dapat. Bukanlah dunia ini semakin lebih baik lagi bila semua orang dengan ikhlas hati dapat saling menolong?  


Sumber ; http://9trendingnews.blogspot.com/

No comments:

Post a Comment